Jumat, 07 Maret 2014

Oleum Sesami

.  OLEUM SESAMI
      Nama Lain                          : Minyak wijen, sesame oil
      Nama Tanaman Asal           : Sesamum indicum ( L. )
      Keluarga                              : Pedaliaceae
    Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Gliserida dari asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam stearat, asam miristinat

      Sediaan                               : Ammoniae Linimentum,
                                                    Gammexani Cremor
    Pemerian                             : Cairan warna kuning pucat, bau lemah, rasa tawar, pada suhu 0o C  tidak membeku
    Cara memperoleh                : Minyak lemah diperoleh dari pemerasan biji
    Keterangan                          : Senyawa sesamolin yang dengan asam menjadi sesamol yang berwarna merah kersen dan ini merupakan ciri khusus minyak wijen.

sumber: buku farmakognosi kelas 2 SMK YAMASI MAKASSAR

Oleum Rosae

OLEUM ROSAE

      Nama Lain                          : Minyak mawar, Rose oil
    Nama Tanaman Asal           : Rosa gallica (L.), Rosa damascena (Niler), Rosa alba (L.), Rosa centifolia (L.) dan varietas Rosa lainnya
      Keluarga                              : Rosaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Geraniol, paraffin, nerol, egenol
      Penggunaan                         : Bahan pewangi
      Sediaan                               : Kummerfeldi Lotio ( Form. Nas )
    Pemerian                             : Cairan tidak berwarna atau berwarna kuning, bau aromatik seperti bunga mawar, rasa khas. Pada suhu 25 kental, jika didinginkan perlahan - lahan berubah menjadi massa hablur, jika dipanaskan mudah melebur
    Cara memperoleh                : Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap bunga segar  
      Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup rapat

sumber: buku farmakognosi kelas 2 SMK YAMASI MAKASSAR

Oleum Ricini

OLEUM RICINI

      Nama Lain                          : Minyak jarak, Castor oil
      Nama Tanaman Asal           : Ricinus communis
      Keluarga                              : Euphorbiaceae
    Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Gliserida dari asam risinoleat, glisida asam oleat, asam linoleat, asam-asam jenuh lainnya
    Penggunaan                         : Pencahar ( hati-hati pada wanita yang sedang hamil atau sedang haid ). Jangan dicampur dengan obat cacing yang dapat larut dalam minyak, hair tonic.
    Pemerian                             : Cairan kental, jernih, warna kuning pucat manis kemudian agak pedas, umumnya memualkan
      Sediaan                               : Oleum Ricini aromaticum
                                                    (Form. Nas.)
    Cara memperoleh                : Minyak lemak yang diperoleh dengan pemerasan dingin biji yang sedang dikupas
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh

sumber: buku farmakognosi kelas 2 SMK YAMASI MAKASSAR

Oleum Olivae

OLEUM OLIVAE

      Nama Lain                          : Minyak zaitun, olivae oil, sweet oil
      Nama Tanaman Asal           : Olea europea (L.)
      Keluarga                              : Oleaceae
    Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Trigliserida dari asam oleat dan asam palmitat, gliserida asam linoleat, bagian yang tak tersabunkan berupa fitosterol dan hidrokarbon skualen
      Penggunaan                         : Bahan makanan, pencahar lemah
    Pemerian                             : Cairan kuning pucat atau kuning kehijauan, bau lemah tidak tengik, rasa khas warna hijau oleh adanya klorofil. Pada suhu rendah sebagian atau seluruhnya membeku
    Cara memperoleh                : Minyak lemak yang diperoleh dengan pemerasan biji masak, jika perlu dimurnikan 
      Keterangan                          : Mutu minyak terbaik diperoleh dari buah yang tua tetapi belum masak benar dan terus diperas supaya menghasilkan Virgin oil. Untuk makanan yang cukup dibuat dari buah yang masak. Mutu yang rendah diperoleh dari buah-buah yang mengalami fermentasi karena ditumpuk-tumpuk, dipakai untuk membuat sabun peistor salep dan sediaan lainnya.
      Jenis dan perbedaan:
      Varietas longifolia : diperkebunkan di Italia dan Perancis
Varietas latifolia : Diperkebunkan di Spanyol (Buah lebih besar, tetapi kadar minyak lebih sedikit )
      Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik.

Oleum Menthae

OLEUM MENTHAE PIPERITAE


      Nama Lain                          : Minyak permen, pepermin oil
      Nama Tanaman Asal           : Mentha piperita (L.)
      Keluarga                              : Lamiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Menthol, metilasetat
    Persyaratan Kadar               : Kadar ester dihitung sebagai metal asetat tidak kurang dari 4 % dan tidak lebih dari 9 %, kadar mentol bebas tidak kurang dari 45 %
    Penggunaan                         : Karminativa, stimulansia, sebagai obat mulas
      Sedian                                 :
1.      Aqua Menthae piperitae (FI)
2.      Aluminii Hydroxydi Compressi ( Form. Nas )
3.      Balsamum album ( Form. Nas )
4.      Ferro Tonicum Solutio ( Form. Nas )
5.      Potio alba ( Form. Nas )
6.      Thymoli Solutio aromatika ( Form. Nas )
7.      Zinci Chloridi Gargarisma ( Form. Nas )
    Pemerian                             : Cairan tidak berwarna, kuning pucat atau kuning kehijauan, bau aromatik, rasa pedas kemudian dingin
    Cara memperoleh                : Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan air pucuk berbunga segar, jika perlu dimurnikan 
              Penyimpanan               : Dalam wadah tertutup rapat, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

Oleum Lecoris

OLEUM IECORIS ASELLI


    Nama Lain                          : Minyak ikan, oleum morrhuae. Codliver oil.
      Nama Hewan Asal              : Gadus callarias
      Keluarga                              : Gadidae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Vitamin A dan D, Gliserida trimalmitat dan tristearat, kolesterol, gliserida dan asam-asam jenuh, yang disebut asam morrhuat, berupa campuran berbagai asam : asam yakoleat, asam terapiat, asam aselat, asam gadinat, yodium, basa-basa aselin dan morrhuin. Unsur-unsur : Cl, Br, S, P dan Fe sebagai senyawa organik.
    Penggunaan                         : Potensi vitamin A tidak kurang dari 600 S.I tiap gram dan potensi vitamin D tidak kurang dari 80 S.I tiap gram.
    Pemerian                             : Bahan salep, sumber vitamin A dan D
      Sedian                                 :
1.      Olei Iecoris Emulsum (Form.nas)
2.      Olei Iecoris Unguentum (Form.nas)
      3.   Olei Iecoris Unguentum compositum ( F. N )
      Cara memperoleh                : Minyak lemak yang tersimpat baik, dimurnikan dengan penyaringan pada suhu 0 ˚ C
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

Oleum Cocos

OLEUM COCOS
 
      Nama Lain                          : Minyak kelapa, Coconut oil
      Nama Tanaman Asal           : Cocos nucifera
      Keluarga                              : Palmae
    Zat Berkhasiat Utama / Isi  : Gliserid dari asam laurat, asam miristinat, asam kaprilat, asam oleat, asam palmitat, asam kaprat, asam stearat, asam kaproat
    Penggunaan                         : Untuk membuat salep, shampoo, sabun yang dapat dipakai untuk mencuci dengan air laut atau air yang kadar kalsiumnya tinggi
      Sedian                                 : Oleum Cocos purum ( FI )
    Pemerian                             : Cairan jernih, tidak berwarna atau kuning pucat, bau khas tidak tengik
      Cara memperoleh                : Minyak kelapa yang diperoleh dengan pemerasan panas endosperm yang dikeringkan. Kopra (daging buah kelapa yang telah dikeringkan, mengandung minyak lemak 60 – 65 % dan air tidak boleh lebih dari 8 %) yang telah dipanaskan, diperas dengan tekanan 600 – 800 kg/cm. Minyak yang keluar didiamkan beberapa lama agar kotoran-kotoran dapat mengendap. Kemudian dimurnikan secara dikocok dengan larutan kaustik soda encer dan dipanaskan dengan air panas, diputihkan dengan norit, disaring, dihilangkan baunya dalam hampa tinggi dengan uap air yang sangat panas 
      Pembuatan Oleum Cocos    : Oleum cocos yang dimurnikan dengan cara suling bertingkat, diperoleh dari endosperma Cocos Nucifera yang telah dikeringkan  terdiri dari campuran trigliserida  yang mengandung asam lemak jenuh dengan rantai atom karbon pendek dan sedang terutama asam oktanoat dan asam dekanoat
    Penyimpanan                       : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya, ditempat sejuk